Ukuran ID Card B1, B2, dan B3 Lengkap Beserta Contoh Penggunaannya
Ukuran ID card perlu disesuaikan dengan kebutuhan acara. Kartu yang terlalu kecil bisa membuat informasi sulit dibaca. Sementara kartu yang terlalu besar bisa terasa kurang praktis saat dikenakan.
B1, B2, dan B3 punya ukuran yang berbeda. Masing-masing bisa digunakan untuk kebutuhan identitas yang berbeda pula. Sebelum masuk tahap cetak ID card, yuk kenali ukuran dan contoh penggunaannya, Onliners.
Kenali Ukuran ID Card B1, B2, dan B3
Ukuran kartu akan memengaruhi penempatan foto, nama, logo, hingga informasi acara. Karena itu, cek dulu luas bidang yang tersedia sebelum membuat desain ID card.
1. Ukuran ID Card B1
Ukuran ID card B1 adalah 10,2 × 6,5 cm. Ukurannya ringkas dan cocok untuk kartu dengan informasi yang tidak terlalu banyak.
Nama, foto, jabatan, serta logo bisa ditempatkan dalam satu kartu. Gunakan susunan yang rapi supaya setiap informasi tetap mudah dibaca.
B1 bisa digunakan untuk kartu anggota, identitas karyawan, ID card panitia, sampai kegiatan dengan kebutuhan identitas sederhana.
2. Ukuran ID Card B2
Ukuran ID card B2 adalah 12,5 × 8,8 cm. Bidangnya cukup luas untuk memuat beberapa informasi dalam satu kartu.
Nama, foto, jabatan, logo, nama acara, dan kategori peserta bisa disusun dengan ruang yang cukup.
Ukuran ini cocok untuk ID card event, terutama saat kartu perlu menampilkan identitas yang mudah dikenali.
3. Ukuran ID Card B3
Ukuran ID card B3 adalah 15,2 × 10,6 cm. B3 punya bidang paling luas dibandingkan B1 dan B2.
Ukuran tersebut cocok untuk kartu dengan informasi yang cukup banyak. Nama bisa dibuat dalam ukuran besar, lalu dilengkapi foto, jabatan, kategori peserta, logo, serta informasi akses.
Kalau isi kartu hanya nama dan foto, B3 mungkin tidak perlu digunakan. Pilih ukuran berdasarkan kebutuhan supaya kartu tetap nyaman saat dikenakan.
ID Card B1, B2, atau B3? Pilih Sesuai Kebutuhan
Menentukan ukuran ID card bisa dimulai dari isi kartu.
- B1 cocok untuk informasi singkat. Ukurannya ringkas sehingga praktis digunakan dalam berbagai kegiatan.
- B2 bisa dipilih saat kartu membutuhkan beberapa informasi tambahan. Ukurannya juga cukup nyaman untuk digunakan dalam acara yang berlangsung selama beberapa jam.
- B3 cocok untuk kartu dengan bidang informasi yang luas. Ukuran tulisan bisa dibuat cukup besar sehingga mudah dibaca dari jarak tertentu.
Durasi penggunaan juga perlu diperhatikan. ID card yang dipakai sepanjang acara sebaiknya tetap nyaman saat digantung menggunakan lanyard.
Contoh Penggunaan ID Card Berdasarkan Jenis Acara
Setiap acara punya kebutuhan identitas yang berbeda. Berikut beberapa contoh yang bisa menjadi pertimbangan.
1. Seminar dan Workshop
Seminar biasanya melibatkan peserta, pembicara, tamu, dan panitia. B1 bisa digunakan untuk kartu dengan informasi dasar.
Jika kartu perlu mencantumkan foto, nama instansi, jabatan, serta kategori peserta, B2 bisa menjadi pilihan.
2. Festival dan Konser
Festival dan konser biasanya punya beberapa kategori akses, seperti panitia, kru, media, tamu, dan peserta.
B2 cocok digunakan sebagai ID card event karena bidangnya cukup untuk mencantumkan nama, foto, kategori akses, dan identitas acara.
Warna kartu bisa dibuat berbeda untuk setiap kategori. Cara ini membantu panitia mengenali akses dengan cepat.
3. Kepanitiaan Acara
ID card panitia biasanya berisi nama, foto, jabatan, divisi, dan logo acara.
B1 bisa digunakan untuk desain ringkas. B2 bisa dipilih jika ada informasi tambahan yang perlu dicantumkan.
4. Pameran dan Bazar
Pameran dan bazar membutuhkan identitas untuk tenant, kru, panitia, serta pengisi acara.
B2 bisa digunakan untuk kebutuhan umum. B3 cocok saat kartu perlu menampilkan nama brand, logo, jabatan, dan informasi tambahan dalam bidang yang luas.
Jangan Salah Desain, Ini yang Perlu Dicantumkan di ID Card
Ukuran sudah dipilih, berikutnya perhatikan isi kartu. Jangan sampai ruang yang tersedia justru dipenuhi informasi yang tidak diperlukan.
Beberapa informasi yang umum dicantumkan antara lain:
- Nama lengkap
- Foto
- Jabatan atau peran
- Nama acara
- Logo penyelenggara
- Nama instansi
- Kategori peserta
- Informasi akses
Saat membuat desain ID card, tentukan informasi utama yang ingin langsung terlihat. Nama biasanya menjadi elemen yang paling menonjol, kemudian diikuti oleh jabatan atau kategori peserta.
Pilih font yang mudah dibaca dan gunakan ukuran yang sesuai dengan bidang kartu. Hindari terlalu banyak jenis font dalam satu desain karena bisa membuat tampilannya kurang rapi.
Foto juga perlu menggunakan resolusi yang cukup agar hasil cetak tetap jelas. Hal yang sama berlaku untuk logo penyelenggara dan elemen grafis lainnya.
Jangan lupa menentukan orientasi kartu. ID card vertikal dan horizontal punya susunan desain yang berbeda. Sesuaikan posisi setiap elemen dengan bentuk yang dipilih.
Yuk, Cetak ID Card Sesuai Kebutuhan di Online Print!
Ukuran ID card B1, B2, dan B3 bisa dipilih berdasarkan isi kartu, jenis acara, serta kebutuhan penggunaannya. B1 cocok untuk informasi ringkas, B2 untuk informasi yang cukup lengkap, sedangkan B3 menyediakan bidang yang luas.
Sudah menentukan ukuran yang pas, Onliners? Pesan kebutuhan cetak ID card melalui Online Print secara online. Untuk konsultasi, kunjungi store di Jl. Bendungan Hilir No. 46, RT.8/RW.1, Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10210.
Hubungi Customer Service melalui WhatsApp 0812-8875-0000 dan ikuti Instagram @onlineprintofficial untuk informasi produk serta inspirasi printing.

