8 Cara Merawat Wallpapper Dinding supaya Tetap Awet dan Nggak Kusam
Pakai wallpapper dinding memang bisa bikin suasana ruangan langsung berubah dalam waktu singkat. Dinding yang awalnya terlihat polos jadi punya tampilan yang estetik dan bikin ruangan terasa nggak membosankan. Nggak heran kalau sekarang wallpaper sering dipakai buat kamar tidur, ruang kerja, café, sampai ruang tamu.
Tapi di balik tampilannya yang menarik, wallpaper juga perlu dirawat dengan cara yang tepat supaya nggak cepat rusak. Banyak orang baru sadar setelah warna wallpaper mulai kusam, bagian pinggir mengelupas, sampai permukaannya kotor karena debu menumpuk. Padahal kalau dirawat secara rutin, wallpapper dinding bisa tetap awet dan tampil bagus dalam waktu lama.
1. Bersihkan Secara Rutin dari Debu
Debu jadi salah satu penyebab wallpaper cepat terlihat kusam. Apalagi kalau ruangan sering terbuka maupun dekat jalan raya, biasanya debu lebih gampang menempel pada permukaan dinding.
Karena itu, coba bersihkan wallpapper dinding secara rutin menggunakan kemoceng halus maupun kain microfiber. Nggak perlu setiap hari, cukup dilakukan secara berkala supaya debu nggak menumpuk terlalu banyak.
Cara sederhana seperti ini cukup membantu menjaga tampilan wallpaper tetap bersih dan nyaman dilihat.
2. Hindari Paparan Air Berlebih
Meski beberapa jenis wallpaper punya permukaan tahan air, bukan berarti dinding bisa sering terkena cairan dalam jumlah banyak. Paparan air berlebih biasanya membuat lem wallpaper cepat rusak dan bagian pinggir gampang terkelupas.
Kalau ada noda kecil, cukup bersihkan menggunakan kain lembap secukupnya lalu langsung dikeringkan. Hindari menyiram bagian wallpaper menggunakan air secara langsung karena bisa membuat permukaan dinding lembap.
3. Gunakan Lap Lembut saat Membersihkan
Masih banyak orang membersihkan wallpaper memakai spons kasar karena ingin noda cepat hilang. Padahal cara seperti ini justru bisa membuat permukaan wallpaper tergores dan motifnya cepat pudar.
Kalau ingin membersihkan noda, gunakan kain lembut dengan gerakan perlahan supaya permukaan wallpaper tetap aman. Hindari menggosok terlalu keras karena bagian tekstur wallpaper bisa rusak.
4. Jaga dari Gesekan atau Benturan
Selain debu dan air, gesekan benda keras juga cukup sering bikin wallpaper cepat rusak. Misalnya bagian dinding yang sering terkena sudut meja, kursi, maupun barang lainnya.
Karena itu, usahakan area dengan wallpapper dinding nggak terlalu sering terkena benturan langsung. Kalau perlu, beri jarak antara furniture dan dinding supaya permukaan wallpaper tetap aman.
Hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal cukup berpengaruh pada kondisi wallpaper dalam jangka panjang.
Baca Juga: Ide Wallpaper Dinding Kamar yang Estetik untuk Anak Kost
Hal yang Perlu Dihindari agar Wallpapper Dinding Tahan Lama
Selain dirawat secara rutin, ada beberapa hal yang juga perlu dihindari supaya wallpaper nggak cepat rusak dan tetap nyaman dilihat.
1. Menggunakan Cairan Pembersih Keras
Beberapa cairan pembersih mengandung bahan kimia yang cukup kuat yang bisa membuat warna wallpaper cepat pudar. Bahkan pada beberapa jenis wallpaper, permukaannya bisa mengelupas setelah terkena cairan tertentu.
Kalau ingin membersihkan noda ringan, cukup gunakan air dan kain lembut tanpa tambahan cairan keras.
2. Menempelkan Benda Sembarangan
Kebiasaan menempelkan lakban, double tape, maupun dekorasi langsung pada wallpaper ternyata bisa merusak permukaannya. Saat dilepas, bagian wallpaper kadang ikut tertarik dan meninggalkan bekas.
Kalau memang ingin menambahkan dekorasi, gunakan perekat khusus yang aman untuk dinding supaya wallpaper tetap terjaga.
3. Paparan Sinar Matahari Langsung
Paparan sinar matahari secara terus-menerus bisa membuat warna wallpaper cepat pudar. Biasanya bagian yang sering terkena cahaya matahari akan terlihat belang dibanding area lainnya.
Supaya warna wallpapper dinding tetap awet, gunakan tirai maupun gorden pada area yang terkena sinar matahari langsung.
4. Kelembapan Ruangan Berlebih
Ruangan yang terlalu lembap juga cukup berpengaruh pada kondisi wallpaper. Biasanya lem jadi cepat rusak dan bagian wallpaper gampang menggelembung.
Karena itu, pastikan ruangan punya sirkulasi udara yang baik supaya kondisi dinding tetap kering dan nyaman.
FAQ Seputar Wallpapper Dinding
1. Berapa ukuran wallpapper dinding yang tersedia?
Ukuran standar wallpapper dinding di Online Print yaitu 100 x 100 cm dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan area ruangan.
2. Apakah desain wallpapper dinding bisa custom sendiri?
Bisa. Onliners bisa menggunakan desain sesuai selera, mulai dari minimalis, floral, sampai aesthetic untuk menyesuaikan konsep ruangan.
3. Apakah wallpapper dinding mudah dipasang?
Iya. Proses pemasangannya cukup praktis dan tersedia pilihan tanpa pemasangan maupun jasa pemasangan per meter persegi.
Cetak Wallpapper Dinding di Online Print!
Kalau Onliners ingin mempercantik ruangan dengan desain custom, Onlineprint.co.id menyediakan layanan cetak wallpapper dinding dengan pilihan desain yang bisa disesuaikan sesuai konsep ruangan.
Mulai dari motif minimalis, estetik, sampai desain custom untuk café maupun kantor bisa dicetak sesuai kebutuhan. Onliners juga bisa konsultasi langsung soal ukuran, material, sampai desain supaya hasil wallpaper cocok dengan konsep ruangan.
Langsung datang ke store di Jl. Bendungan Hilir No.46, Tanah Abang, Jakarta Pusat atau hubungi WhatsApp di 0812 8165 0000. Jangan lupa follow Instagram @onlineprintofficial untuk melihat inspirasi produk custom lainnya.

